Kamis, 28 September 2017

Sulit Hamil ??? Yu Cek Mungkin Faktor Ini Yang Menghalanginya

Ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan ketidaksuburan pada wanita atau bisa menghambat kehamilan. Untuk itu kita perlu mengetahui gejala dan penyebab dari infertilitas tersebut agar dapat diobati dan dikonsultasikan lebih lanjut penanganannya.
Berikut adalah beberapa penyakit pada wanita yang dapat menghambat kesuburan seorang wanita:

1. KEPUTIHAN



Keputihan adalah gejala dari suatu penyakit yang ditandai dengan munculnya cairan dari organ reproduksi dan bukan dalam bentuk darah. Keputihan yang berbahaya adalah keputihan yang abnormal. Hal ini disebabkan infeksi yang disebabkan oleh kuman, bakteri, jamur atau infeksi campuran.

2. SIKLUS MENSTRUASI



Sistem Hormonalnya sangat baik, ditunjukkan dengan sel telur yang terus diproduksi dan siklus menstruasi teratur.
Entah siklus pendek atau panjang, yang sama-sama menunjukkan penyimpangan dalam metabolisme dan sistem hormonal. Dampaknya adalah sama, yaitu jadi lebih sulit hamil.

3. Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) / PCOS


merupakan merupakan suatu gangguan hormonal yang terjadi pada lebih kurang 10% wanita usia produktif. SOPK dapat menyebabkan infertilitas, abortus berulang (mudah keguguran), dan menstruasi tidak teratur. Hal ini dikarenakan gangguan hormonal menghambat proses pematangan sel telur.

4. ENDOMETRIOSIS

Endometriosis adalah istilah untuk menyebutkan kelainan jaringan endometrium (rahim) yang tumbuh di luar rahim. Jaringan endometrium yang normal, seperti jaringan mengalami siklus menjadi respon terhadap perubahan hormonal sebagai siklus menstruasi perempuan dan menyebabkan kemandulan pada wanita.
Endometriosis bisa mengakibatkan tidak berfungsinya b
eberapa organ reproduksi wanita.

5. KISTA


Kista adalah suatu bentuk pertumbuhan abnormal dari dinding ovarium. Kista jenis endometrioasi dapat mengganggu kesuburan sebab secara mekanik bisa menyebabkan perlengketan.
Read more

Rabu, 27 September 2017

Jenis-Jenis Keputihan dan Penyebabnya


Semua perempuan pasti pernah mengalami keputihan. Kondisi alami ini berfungsi untuk membersihkan dan melindungi miss v  dari iritasi dan infeksi. Ibu hamil juga bisa mengalami keputihan yang berhubungan dengan kehamilan.
Saat mengalami keputihan, seorang perempuan akan mengeluarkan lendir atau cairan  dari miss v nya. Lendir atau cairan  yang diproduksi kelenjar dalam miss v  dan serviks atau leher rahim ini akan keluar sambil membawa sel-sel mati serta bakteri sehingga miss v  tetap bersih.
Ciri-ciri Keputihan
Jumlah, warna, serta kekentalan lendir atau cairan  keputihan tergantung pada siklus menstruasi yang dialami oleh seorang perempuan. Contohnya, jumlah lendir atau cairan  akan lebih banyak pada masa subur atau menyusui.
Lendir atau cairan  yang normal umumnya berwarna bening hingga keputih-putihan dan tidak berbau. Lendir atau cairan  tersebut juga biasanya tidak disertai gatal atau rasa perih pada daerah miss v .
Jika mengalami keputihan dengan gejala berbeda, Anda sebaiknya waspada. Keputihan yang abnormal terkadang bisa mengindikasikan adanya penyakit tertentu. Misalnya, ada perubahan pada warna dan kekentalan lendir atau cairan , jumlah lendir atau cairan  yang berlebihan, bau lendir atau cairan  yang tajam, pendarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar miss v  dan sakit pada perut.
Keputihan yang abnormal juga sangat jarang dialami oleh remaja putri yang belum melewati masa pubertas dan perempuan yang telah menopause. Karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda, anak Anda, atau ada anggota keluarga lain yang mengalaminya.
Jenis-jenis Keputihan yang Abnormal
Keputihan yang abnormal umumnya terjadi karena infeksi. Kondisi ini juga terkadang dapat menjadi indikasi dari penyakit-penyakit tertentu sehingga sebaiknya diwaspadai. Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis keputihan yang abnormal:
Keputihan dengan lendir atau cairan  berwarna cokelat atau mengandung darah
Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi tetap perlu diwaspadai karena walau jarang, kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.
Keputihan disertai rasa sakit atau pendarahan
Rasa sakit pada tulang panggul atau saat kencing serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seks yang menyertai keputihan, dapat mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia).
Jika dibiarkan, kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi perempuan. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.
Keputihan dengan lendir atau cairan  berwarna hijau, kuning, atau berbuih
Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas miss v lis. Lendir atau cairan  akibat infeksi ini biasanya berjumlah banyak, berbau amis, dan disertai rasa perih saat kencing.
Pembengkakan dan gatal di sekitar miss v  serta sakit saat kencing dan berhubungan intim juga akan dialami oleh penderita trikomoniasis. Infeksi ini juga dapat diatasi dengan antibiotik.
Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital
Penyebab jenis keputihan abnormal ini biasanya adalah herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar organ intim.
Metode pengobatannya dilakukan dengan konsumsi tablet antivirus. Namun, kekambuhan mungkin terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap meski gejala-gejalanya sudah hilang.
Keputihan dengan lendir atau cairan  kental, berwarna putih, dan disertai rasa gatal
Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur pada miss v . Indikasinya berupa lendir atau cairan  yang kental, tanpa bau, dan berwarna putih seperti susu kental. Gejala-gejala lain yang menyertainya dapat berupa rasa gatal dan perih di sekitar miss v .
Infeksi ini tidak menular melalui hubungan seks dan dialami oleh sebagian besar perempuan. Pengobatannya dapat dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.
Keputihan dengan lendir atau cairan  encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis
Perubahan keseimbangan pada jumlah bakteri normal di miss v  dapat menyebabkan vaginosis bakterialis. Lendir atau cairan  keputihan yang muncul akan berbau amis, encer, dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.
Proses Diagnosis keputihan
Sebelum melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan bertanya terlebih dahulu mengenai riwayat kesehatan Anda, serta gejala-gejala apa saja yang Anda alami. Pertanyaan seputar gejala yang mungkin ditanyakan antara lain adalah waktu awal munculnya keputihan, riwayat hubungan seksual, serta deskripsi keputihan yang Anda alami seperti bau, warna, serta ada tidaknya rasa gatal, sakit, atau sensasi seperti terbakar.
Setelah itu, dokter mungkin akan mengambil sejumlah cairan keputihan atau melakukan pemeriksaan Pap smear untuk kemudian diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
Pengobatan dan Pencegahan Keputihan
Jenis pengobatan keputihan sangat bergantung dari penyebabnya seperti jamur ataupun bakteri. Jadi jangan sampai Anda menggunakan obat yang tidak sesuai dengan penyebabnya karena keputihan bisa bertambah parah. Misalnya, keputihan yang disebabkan jamur maka harus diatasi dengan antijamur atau antiseptik keperempuanan, atau saat keputihan disebabkan oleh bakteri maka harus diatasi dengan antibiotik ataupun antiseptik keperempuanan. Jenis pengobatan pun beragam mulai dari pil yang diminum hingga salep ataupun cairan yang dioleskan di bagian dalam kemaluan.
Di samping anti jamur ataupun antibiotik, larutan antiseptik keperempuanan yang mengandung povidone–iodine yang memiliki sifat bactericidal (membunuh bakteri) dan fungicidal (membunuh jamur) dapat menjadi langkah pertama untuk mengatasi keputihan.  Antiseptik keperempuanan ini dapat mengatasi keputihan dengan penyebab jamur dan bakteri seperti keputihan akibat protozoa Trichomonas miss v lis, jamur Candida albicans, serta bakteri Gardnerella miss v lis.
Keputihan dapat dihindari dengan beberapa cara mudah, antara lain dengan membersihkan bagian luar organ intim keperempuanan secara teratur (terutama pada saat menstruasi dan setelah berhubungan seksual) dari arah depan ke belakang (jangan sebaliknya) untuk mencegah bakteri masuk ke dalam miss v . Kemudian gunakan pakaian dalam dengan bahan yang nyaman agar tidak lembap dan lengket, dan jangan memasukan benda asing ke dalam miss v  tanpa sepengetahuan dokter.
Pada perempuan yang sering mengalami keputihan berulang, dapat diatasi dengan menggunakan antiseptik keperempuanan dengan kandungan povidone–iodine dua kali sehari selama lima hari berturut–turut. Dari beberapa penelitian, povidone–iodine memiliki kelebihan, yaitu mampu mempertahankan kadar bakteri baik di miss v , termasuk mengatasi iritasi, gatal, dan bau tak sedap pada miss v . Pembersih keperempuanan sehari–hari saja tidak dapat digunakan untuk mengatasi keputihan ataupun infeksi di area keperempuanan seperti iritasi, gatal, dan bau tak sedap.
Dan, jika keputihan terus berlanjut,maka dianjurkan berkonsultasi dahulu kepada dokter.


Read more

Ciri-Ciri Jika Istri Anda Hamil Anak Laki-laki

Ternyata ada perbedaan antara kehamilan bayi laki2 dan perempuan , di antara perbedaannya yaitu yu, intip .
1. Malas Dandan

Banyak yang mengindikasikan bahwa anda sedang mengandung anak laki-laki adalah karena ibu hamil menjadi malas dandan. Ibu hamil akan sangat cuek dengan penampilan anda sehari-hari, jikalau dandan,hanya akan berdandan di saat ada acara-acara tertentu saja. Di rumah, paling malas pegang sisir dan menyisir rambut. Setiap hari sering membiarkan muka terekspose apa adanya tanpa make up.

2.Malas Masak
Salah satu ciri ciri hamil anak laki laki adalah anda malas sekali memegang piranti dapur. Memegang pisau saja anda malas apalagi jika harus memasak. Anda akan lebih suka membeli lauk dan makanan di luar dibandingkan dengan membelinya. Malas masak ini akan anda rasakan saat usia kandungan tiga bulan ke atas.

3.Wajah Terlihat Kusam

Anda juga malas melakukan perawatan wajah, misalnya saja memakai susu pembersih, toner dan berbagai rangkaian perawatan wajah lainnya. Akibatnya adalah wajah anda akan terlihat kusam, namun anda akan cuek-cuek saja dengan wajah anda. Perempuan yang saat sebelum hamil suka care dengan wajahnya, saat hamil hal itu berbanding terbalik dengan kondisi anda saat hamil.

4. Posisi Perut

Tanda kehamilan anak laki-laki, posisi perut anda tidak menggantung ke atas namun perut anda cenderung ke bawah. Jika mengandung bayi perempuan, posisi kandungan anda akan tinggi. Hal itu dikarenakan janin perempuan akan tepat berada di rahim bagian atas. Sedangkan janin laki-laki akan berada di bawah rahim atau tengah rahim, sehingga posisi perutnya akan berada di bagian bawah dan posisi kandungannya lebih rendah jika dibandingkan dengan kandungan bayi perempuan.

5. Perut Bulat Telur

Jika wanita yang sedang hamil anak perempuan akan memiliki bentuk perut yang bundar seperti buah semangka. Bagi ibu hamil yang mengandung anak laki-laki akan memiliki bentuk perut bulat elips atau bulat seperti telur.

6. Berat Badan Meningkat Drastis

Jika wanita yang sedang hamil mengandung bayi laki-laki, dia akan memiliki peningkatan berat badan yang begitu drastis seperti ciri ciri hamil anak kembar. Ibu hamil akan memiliki peningkatan berat badan lebih dari 10 kg, alasannya adalah pola makan ibu hamil itu sendiri.

7. Muncul Banyak Jerawat

Jika ibu hamil yang mengandung anak perempuan wajahnya akan terlihat bersih, namun ibu hamil yang mengandung anak laki-laki akan memiliki wajah yang berjerawat. Meskipun saat tidak hamil dia tidak pernah jerawatan, hal itu akan menjadi berbanding terbalik dengan kondisinya saat hamil. Penyebabnya adalah peningkatan hormon ciri ciri orang hamil di dalam tubuhnya.

Read more

Waspada Hamil Anggur !!! Mengetahui Ciri-Ciri Hamil Anggur dan Penyebabnya

Berbagai Macam dan Ciri-Ciri Hamil Anggur yang Harus Diwaspadai
Gejala atau ciri saat seorang wanita mengalami hamil anggur ini secara umum hampir sama dengan gejala yang dialami oleh orang hamil normal. Beberapa pertanda yang ditunjukan oleh wanita yang mengalami hamil anggur ini diantaranya, morning sickness, terlambat haid, dan ketika dilakukan tes kehamilan menggunakan alat tes pack hasilnya pun akan positif. Akan tetapi, yang membuat wanita hamil anggur ini terganggu adalah gejala yang dialami nantinya akan terasa lebih berat ketimbang wanita yang hamil secara normal. Bukan hanya itu saja, tetapi jika fenomena tersebut semakin berkembang, ciri-ciri hamil anggur lainnya adalah Anda tidak akan sama sekali merasakan gerakan janinnya. Bahkan Anda akan sering mengalami perdarahan dan juga gelembung-gelembng cairan yang jika dilihat mirip dengan buah anggur.
So, sebelum Anda mengetahui apa saja ciri-ciri hamil anggur, sebaiknya Anda ketahui juga dua jenis mola hidatidosa atau hamil anggur ini. Secara umum, fenomena ini terbagi menjadi dua jenis yaitu complete mole dan juga partiel mole. Untuk lebih jelasnya perhatikan ulasan singkatnya berikut ini.
Complete Mole
Jenis hamil anggur bernama complete mole ini adalah jenis kehamilan yang secara keseluruhannya palsu. Maksudnya begini, jenis kehamilan palsu yang satu ini secara fiik memang terlihat ‘seperti’ orang hamil akan tetapi saat dideteksi kehamilan tersebut adalah sejenis tumor jinak yang bersarang pada tubuh sang wanita. Maka dari itu, kiranya cukup penting untuk selalu memantau dan memeriksakan kehamilan ke dokter atau bidan.
Partial Mole
Jenis yang kedua bernama partiel mole. Jenis kehamilan anggur yang satu ini cukup berbeda dengan complete mole. Ciri-ciri hamil anggur jenis ini menunjukan gejala atau ciri yang sama dengan orang hamil secara normal. Jenis kehamilan yang satu ini pada awalnya memang sang ibu hamil secara normal dan di dalam tubuhnya benar-benar ada janin. Akan tetapi semakin lama perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya berlangung abnormal sehingga yang terjadi janin menjadi kurang lengkap atau menjadi cacat. Fenomena ini tentu saja sangat ditakuti oleh semua wanita dan semua orang tua.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa pada awalnya wanita yang mengalami fenomena hamil anggur ini memang mengalami gejala atau tanda-tanda yang sama dengan orang hamil pada umumnya. Bahkan ketika dites menggunakan test pack pun hasilnya akan positif. Gejala lain yang akan dirasakan oleh penderita fenomena gangguan ini adalah rahim akan menjadi lebih besar ketimbang usia kehamilannya. Hal ini dikarenakan hamil anggur bisa berkembang lebih cepat ketimbang orang hamil secara normal. Jadi tentu saja besarnya ukuran perut tidak akan terlihat normal. Pada trimester kehamilan pertama, biasanya Anda yang mengalami hamil anggur juga akan sering mengalami perdarahan.
Ciri-ciri hamil anggur yang lainnya adalah morning sickness dengan rasa mual dan sering muntah-muntah di pagi hari atau sepanjang hari. Jika Anda merasa mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya Anda segera periksakan diri Anda ke dokter karena biasanya tekanan darah pun akan meningkat. Bukan hanya tekanan darah saja yang akan semakin meningkat, akan tetapi kadar tiroid yag ada di dalam darah pun juga akan ikut meningkat sehingga Anda akan mengalami gangguan-gangguan lain. Gejala lain adalah yang disebut dengan mola face atau wajah yang terlihat sangat pucat dan warnanya terlihat kekuning-kuningan.
Penyebab Hamil Anggur dan Wanita yang Berisiko
Hamil anggur atau mola hidatidosa ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Bahkan beberapa kasus penyebabnya tidak jelas dan tidak bisa dipastikan secara medis. Nah, setelah Anda mengetahui apa saja ciri-ciri hamil anggur yang harus Anda ketahui dan Anda waspadai, Anda juga harus mengetahui apa saja penyebab fenomena gangguan kehamilan ini supaya Anda bisa jauh lebih waspada dan peduli akan kesehatan. Beberapa penyebab hamil anggur diantaranya adalah:
Penyebab paling umum biasanya adalah karena Anda kekurangan beberapa nutrisi yang penting untuk tubuh, seperti protein, karoten, dan juga asam folat.
Penyebab lainnya adalah karena kondisi ovum sudah patologis dan mati. Akan tetapi sudah terlambat untuk dikeluarkan.
Terjadi imunoselektif dari trofoblas.
Faktor lain yang bisa menyebabkan hamil anggur ini adalah terjadinya infeksi virus.
Nah, ternyata ada beberapa kategori wanita yang cukup berisiko untuk mengalami fenomena hamil anggur ini. Maka dari itu Anda para wanita harus lebih wasapada dan harus lebih berhati-hati dengan beberapa penyebab hamil anggur yang baru saja dijelaskan. Kategori pertama yang berisiko untuk mengalami mola hidatidosa ini adalah wanita hamil yang usianya masih di bawah 20 tahun atau sudah lebih dari 34 tahun. Maka dari itu, mungkin hindari hamil di usia terlalu muda. Selain itu jika Anda sudah pernah lebih dari 3 kali hamil, Anda juga bisa berisiko mengalami hamil anggur. Dan kategori wanita yang terakhir adalah bagi Anda yang sebelumnya pernah mengalami hamil anggur juga. Oleh karena itu, jika Anda pernah mengalami gangguan kehamilan ini lebih baik Anda tunggu sampai benar-benar sembuh supaya Anda tidak lagi merasakan ciri-ciri hamil anggur ini.

Read more